Senin, 22 April 2013

SALAH JATUH CINTA



Hari itu, cuaca sangat buruk. Hujan turun dengan sangat deras,bahkan disertai dengan angin kencang. Jessica, seorang remaja labil yang berusia 15 tahun duduk didepan kelas sedang menunggu hujan reda dan melamun karena baru saja putus hubungan dengan sang pacar, Ilham. Ia adalah cowok idola di sekolah yang sangat keren,kaya,dan juga pintar. Saat Jessica sedang melamun, tiba-tiba ada seorang cowok yang menjailinya dengan menyiramkan tetesan air hujan ke wajah dan tubuhnya....
“aduh ngapain sih kamu Dit, iseng banget deh, bisa gak sehari aja gak ganggu aku ?”  ucap Jessica dengan nada sedikit agak kesal.
Radit adalah teman satu kelas Jessica yang sangat jail dan murid paling bodoh sekelas, tapi ia selalu memperhatikan Jessica dengan kejailanya tersebut.
Suatu saat ketika Radit dan Jessica satu kelompok belajar, Jessica sering bercerita tentang Ilham.
“aku menyesal telah menyia-nyiakanya dulu,padahal dia selalu berbuat baik kepadaku,tak seperti dirimu yang selalu menganggu kehidupanku”.
Radit pun mengelak “ak kan sebenarnya hanya ingin menghiburmu,agar kau tak kepikiran mantan pacarmu terus”.
Padahal sebenarnya Radit mempunyai Rasa kepada Jessica. Hampir setiap hari mereka berdua bertengkar karena Radit selalu mengganggu Jessica,bahkan terkadang Jessica sampai menangis. Suatu hari saat pulang sekolah, Jessica yang hingga jam 5 sore tak kunjung dijemput tiba-tiba merasa gelisah, tak lama kemudian, ibunya Jessica sms.
“maaf nak, ibu ada rapat dadakan sore ini, jadi kamu pulang sendiri saja”. Jessica pun bingung harus pulang naik apa, karena saat itu ia tak memegang uang sepeser pun.
”Kenapa tidak pulang? Gak ada yang jemput kamu ? aku antar pulang juga tidak apa-apa kok” tiba-tiba Radit berbicara dibelakang Jessica.
 Dengan terpaksa pun Jessica harus menerima tawaran Radit tersebut,meskipun ia sedikit takut karena Radit biasanya menganggunya terus.
Setelah kejadian tersebut hubungan mereka berdua pun membaik, hampir setiap malam mereka sms an hingga larut malam, tapi tetap saja Radit sedikit saja menjaili Jessica, sampai suatu saat Jessica bercerita.
“Aku capek kalo gak punya pacar gini, jadi gak punya temen kemana-mana”. Dalam hati Radit itu adalah sebuah kode agar dia lebih berusaha mendekati Jessica.
“tunggu saja sebentar lagi pasti juga dapat pasangan yang bisa buat kamu bahagia kok” balas Radit dengan perasaan sangat bahagia.
 “Dit, besok bisa nemenin aku makan malam gak?” tiba-tiba Jessica bertanya seperti itu kepada Radit.
Radit pun tanpa ragu menjawab “iya ak pasti bisa kok”. Betapa bahagianya Radit saat itu, Dia berpikir bahwa Jessica mulai membalas rasa cinta Radit.
Akhirnya Radit pun memberanikan menyatakan Cintanya kepada Jessica.
Jessica, jujur selama ini aku memendam rasa kepada dirimu,maukah kau menjadi pacarku ?”  
Jessica pun sangat terkejut dengan kata-kata Radit tersebut, “iya aku mau kok jadi pacarmu”.
2 minggu telah berlalu, tetapi dalam hubungan Jessica berubah 180 derajat, Dia menjadi acuh, jarang memperhatikan Radit, Padahal Radit selalu memerhatikan Jessica dengan sabar.
Ternyata, Jessica kembali menjalin Hubungan dengan sang mantan pacarnya, Ilham. Mereka sering jalan bersama dibelakang Radit. Radit pun masih terheran-heran apa yang menyebabkan Jessica tiba-tiba berubah seperti ini. Karena sudah tidak bisa menahan, Radit pun bertanya kepada Jessica.
 kenapa kamu tiba-tiba seperti ini ?”
dengan santainya Jessica menjawab “Aku kan cuma njailin kamu aja, jadi ak gak ada perasaan apa-apa ke kamu, kamu salah jatuh cinta”.
Radit pun terdiam dan langsung pergi dengan perasaan yang sangat kecewa, apalagi dia baru tau karena ketika berpacaran dengan Jessica, Jessica tidak mempunyai perasaaan sedikit pun kepada dia, bahkan dia masih tetap mencintai Ilham. Akhirnya pun Radit tidak pernah berhubungan dengan Jessica.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar